Rabu, 12 Oktober 2011

Teknik Dasar Bola Basket



Teknik Dasar Bola Basket | Foundamental Bola Basket - Yang perlu pertama kali diajarkan dalam pemainan bola basket adalah teknik permainan bola basket yang benar. Jika seorang pemain telah memiliki landasan atau teknik yang baik maka dia akan mudah untuk mengembangkan skill atau kemampuannya. Hal inilah yang perlu ditekankan seorang pelatih kepada pemain-pemain muda. Teknik dasar bola basket antara lain :
  1. Cara memegang bola
-Bola berada pada ujung telapak tangan bagian atas
-Jari tangan dibuka posisi relax
-Ibu jari dekat dengan badan berada dibelakang bola membentuk huruf ”V” terbalik.
 
  1. Gerak-gerak menyerang
a.       Triple threat position.
Yaitu posisi dalam bolabasket yang digunakan para pemain penyerang yang terampil setiap kali menerima bola, khususnya di daerah parimeter. Dari posisi ini, pemain penyerang bisa melakukan tembakan, mengumpan atau menggiring bola dengan mudah. Penggunaan posisi triple threat secara efektif membantu para pemain penyerang menciptakan kesempatan-kesempatan mencetak angka untuk diri mereka sendiri atau rekan-rekan tim mereka. 





b.      Jab step
Yaitu taktik penyerangan individu yang biasa digunakan untuk menciptakan ruang antara pemain penyerang dengan pemain bertahan. Untuk melakukan jab steb dengan kaki kananmu, pertama-tam ambil posisi triple threat. Ambil langkah pendek yang cepat dengan kaki kananmu kea rah pemain bertahan. Saat melangkah kea rah pemain bertahan, gerakkan bola dari posisi triple threat awal ke posisi yang lebih terlindung di belakang tubuhmu. Penggunaan jab step yang tepat akan menyebabkan pemain bertahan bergerak atau mundur sedikit sehingga menciptakan ruang diantara kamu dan pemain bertahan.
CHEAP WEB TRAFFIC
Generate traffic to your website. Pay just $0.001 for visitor...
Click Here...



c.       Tipuan bola
Tipuan bola digunakan untuk membuat pemain bertahan bergerak atau melompat dari tempatnya berdiri. Tembakan tipuan dan umpan tipuan adalah yang biasa digunakan dalam bolabasket. Jika karena tipuan bola tersebut menyebabkan pemain bertahan bener-benar bergerak atau melompat, mungkin bisa tercipta jalur atau ruang kosong yang bisa dimanfaatkan pemain penyerang.
d.      Jump stop
Yaitu sebuah gerak berhenti mendadak yang kuat, terkendali, dan dengan menggunakan dua kaki, yang bisa digunakan pemain penyerang memantapkan kaki yang akan dipakai untuk pivot (poros), menghindari traveling, dan mempertahankan keseimbangan tubuh yang baik.
e.       Pivot
Yaitu gerakan memutar dengan salah satu kaki menjadi poros. Hal ini memungkinkan penyerang mendapatkan sudut pandang serangan yang berbeda ke arah ring basket. Selain itu gerakan ini dapat juga digunakan untuk melindungi bola dari pemain bertahan.

  1. Tembakan (shooting)
a.       Set-shoot
Tembakan ini jarang dilakukan pada permainan biasa. Karena jika penembak tidak melompat maka tembakannya mudah dihalangi. Umumnya tembakan ini dilakukan saat lemparan bebas atau bila memungkinkan untuk menembak tanpa rintangan.




b.      Lay-up shoot
Yaitu hal yang harus dipelajari dalam permainan bolabasket. Dalam situasi persaingan, jenis tembakan ini harus bisa dilakukan pemain baik menggunakan tangan kanan ataupun kiri. Lay-up dilakukan di akhir dribble. Pada jarak beberapa langkah dari ring, penggiring bola secara serentak mengangkat tangan dan lutut ke atas ketika melompat ke arah keranjang.


c.       Underhand shoot
Tembakan ini adalah jenis tembakan lay-up ketika penembak melompat kea rah keranjang, mengangkat tangan ke atas untuk menjauhkan bola dari jangkauan pemain bertahan.




d.      Jump shoot
Tembakan ini sering dilakukan saat pemain menyerang tidak bisa mendekati keranjang. Tembakan ini sangat sulit dihalangi karena dilakukan pada titik tertinggi lompatan vertical penembak.









e.       Hook shoot
Yaitu tembakan lemah dan akurat serta merupakan gerakan low-post yang baik. Bila dilakukan dengan tepat maka tembakan ini sangat sulit untuk dihalangi, karena tangan penembak berada jauh dari jangkauan pemain bertahan. Tembakan ini selalu diawali dengan pemain memunggungi keranjang.







f.       Dunking
Tembakan dunk dulunya dianggap suatu atraksi istimewa yang dilakukan oleh pemain-pemain dengan postur tubuh yang tinggi. Tembakan dunk adalah tembakan yang mengagumkan dan dapat mengobarkan semangat tim serta menjatuhkan mental lawan dengan cepat. Dunking dapat dilakukan dengan dua atau satu tangan dari depan atau belakang. Tembakan ini hanya dapat dilakukan oleh pemain yang memiliki postur atau lompatan tinggi.





g.      Reverse lay-up shoot
Tembakan ini memakai ring dan papan untuk menjaga penembak dari pemain bertahan yang berusaha menghalangi tembakan dari belakang. Tembakan ini dilakukan setelah penetrasi di sepanjang garis belakang atau ketika pemain menerima bola di dalam daerah terlarang dengan posisi memunggungi keranjang.




  1. Mengumpan (passing)
Hal terpenting dalam melakukan umpan yaitu :
·         Berusaha passing dahulu
·         Sebelum dribble
·         Akurasi dan timing dalam
·         Passing harus berman
·         Faat dalam permainan
·         Gunakan tipuan dalam passing

Macam-macam passing atau umpan diantanya yaitu :
a.       Chest pass
Yaitu operan dada yang umum digunakan bila tidak ada pemain bertahan diantara pengoper dan rekan setimnya. Cara melakukan operan ini adalah memegang bola setinggi dada dan dekat dengan badan. Siku ditekuk dan jari-jari terbuka memegang bola. Saat bola dilepaskan, lengan dan tangan diluruskan dengan telapak menghadap ke luar.


b.      Bounce pass
Gerakan dasar operan pantul hampir sama dengan operan dada meskipun situasi saat dilaksanakannya berbeda. Operan pantul sering dilakukan pada permainan pivot ketika pengoper mengoper ke teman setimnya yang dijaga dari belakang, atau dalam situasi di mana operan dada tidak mungkin dilakukan.

c.       Overhead pass
Operan ini biasanya dilakukanuntuk melempar bola ke daerah post tinggi dan rendah, atau sebagai lemparanyang mengawali serangan cepat setelah bola memantul, atau saat lemparan kedalam.






d.      Baseball pass
Operan jarak jauh yang dilakukan dari lebih setengah panjang lapangan. Operan ini tidak terlalu akurat namun berguna pada serangan cepat.






e.       Behind the back pass
Operab ini dianggap operan angan-angan, namun sekarang sudah menjadi senjata menyerang yang umum. Keunggulan umpan ini yaitu lawan tidak mengetahui sasaran yang ingin dituju.





  1. Menggiring (dribbling)
Prinsip dalam mengajarkan teknik dribble antara lain:
  • Kontrol pada Jari-Jari Tangan 
  • Mempertahankan Tubuh Tetap Rendah 
  • Kepala Tegak 
  • Melatih Tangan yang Lain 
  • Pemain perlu untuk belajar dribble menggunakan tangan yan lain. 
  • Lindungi Bola
Macam-macam dribble :
a.       Change of pace dribble
Dribble ini adalah yang paling umum dalam bolabasket dan digunakan untuk membuat pemain bertahan berfikir bahwa pelaku dribble akan memperlambat atau mempercepat tempo dribble.
  
b.      Low or control dribble
Dribble ini dilakukan setiap kali pemain dijaga dengan ketat. Tipe dribble ini hanyalah menjaga bola agar tetap rendah dan terkontrol. Bola di- dribble di sisi tubuh, jauh dari pemain bertahan. Telapak tangan yang mendribble bola diusahakan agar tetap berada di atas bola.




c.       High or speed dribble
Ketika pemain berada di lapangan terbuka dan harus bergerak secepatnya denganbola, maka ia akan menggunakan dribble ini. Ketika berlari dengan cepat, pemain akan mendorong bola di depannya dan membiarkannya melambung ke atas setinggi pinggulnya. Tangan yang mendribble tidak berada di atas bola melainkan di belakang bola.



d.      Crossover dribble
Yaitu mendribble bola dengan memindahkan bola dari tangan yang satu kearah tangannya yang lain. Gerakan ini sangat bagus untuk memperdaya pemain bertahan. Namun bola bisa dicuri bila tidak dilakukan dengan baik, karena bola tidak terjaga.








e.       Behind the back dribble
Jenis dribble ini digunakan ketika pemain mengganti arah supaya terbebas dari pemain bertahan. Bola digerakkan dari satu sisi tubuh ke sisi tubuh yang lain dengan mengayunkannya di belakang tubuh.


f.       Between the legs dribble
Dribble ini adalah cara yang cepat untuk memindahkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain melewati sela kaki. Digunakan ketika pen-dribble dijaga dengan ketat atau ingin mengganti arah.

 g.      Reverse dribble
Dribble ini dikenal juga dengan nama spin dribble atau rol dribble. Dribble ini dilakukan untuk mengganti arah dan memantulkan bola dari satu tangan ke tangan yang lain ketika dijaga dengan ketat. Dribble ini harus dilakukan dengan cepat saat pen-dribble mendorong bola ke lantai dan berputar mengelilingi pemain bertahan.

  1. Pembayangan (screening)
Pembayangan adalah aspek penting dalam bolabasket menyerang setengah lapangan. Pembayangan sering digunakan dalam permainan menyerang secara terencana untuk menciptakan ruang tembak bagi penembak terbaik dalam timnya. Langkah pertama dalam pembayangan adalah menentukan tempat dan untuk siapa pembayangan itu dilakukan. Setelah ditentukan, kamu harus bergerak kea rah rekan timmu, untuk mencari posisi di lapangan sehingga rekan timmu bisa bergerak kea rah bayangmu.bersiaplah melakukan kontak dengan pemain bertahan lawan yang akan kamu bayangi ketika kamu mendekatinya. Seorang pemain yang melakukan pembayangan tidak boleh menarik atau mendorong pemain bertahan, dia harus diam dan kedua kaki berpijak dengan kokoh.

  1. Rebound
Jika sebuah tim ingin mengurangi banyaknya peluang pihak lawan untuk mencetak angka dan menghasilkan lebih banyak keempatan kedua untuk mencetak angka bagi timnya, kelima pemainnya harus melakukan rebound. Rebound akan membantu sebuah tim menguasai papan ring basket dan memenangkan penguasaan bola dalam setiap pertandingan. Defensive rebound dapat mengurangi jumlah tembakan lawan, sedangkan offensive rebound bisa menghasilkan kesempatan kedua melakukan tembakan yang berpotensi tinggi mencetak angka untuk timmu. Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat rebound yaitu making contact, box out, jump to the ball.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar